Berita

MUI dan Kominfo Fokus Lindungi Anak Bangsa dari Pornografi

Written by Ichwanul Muslim

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) berkomitmen akan terus meminimalisir efek negatif dari perkembangan teknologi internet.

Efek negatif tersebut, kata Rudi, salah satunya adalah masifnya berita hoax dan pornografi.

“Maraknya pornografi dan berita hoax akhir-akhir ini perlu dilakukan affirmatif action, “ kata Rudi saat silaturahim ke Kantor Pusat Majelis Ulama Indonesia, Menteng, Jakarat Pusat pada Selasa (27/11).

Affirmatif action itu, lanjutnya, yakni pencegahan dengan kebijikan lewat penguatan peraturan perundang-undangan.

“Dalam waktu dekat kami akan mervisi PP No 82 Tentang Penyelenggaraan Sistem Dan Transaksi Elektronik , “ jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Rudiantara juga memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Kongres Muslimah Indonesia (KMI) ke 2. Dirinya mengapresiasi bahwa tema KMI ke 2 tersebut sangat baik dengan mengagkat tema Meneguhkan Ketahanan Keluarga dengan Membentuk Generasi yang Beriman dan Bertaqwa serta Berakhlaq Mulia.

Kemajuan teknologi informasi, sambungnya, disatu sisi telah memberikan kemajuan bangsa. Namun di sisi lain memberikan dampak negatif yakni pornografi.

Majelis Ulama Indonesai juga telah membuat panduan bermedia sosial melalu Fatwa No 24 Tahun 2017 tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah Melalui Media Sosial yang diterbitkan pada pertengahan Ramadhan 1439 H lalu.

Kerjasama MUI dan Kominfo dalam sosialisasi fatwa telah terlaksana selama dua tahun belakangan di 31 kota besar dengan total peserta  lebih dari tiga ribu orang. (Ichwan)

About the author

Ichwanul Muslim

Santri, Guru MAFIKIBI (Matematika Fisika Kimia Biologi) SMP SMA IPA, dan Pengembang Prangkat Lunak berbasis Web dan Mobile

Leave a Comment